Open post

Di Tengah Pandemi, Mahasiswa TI UI Tetap Toreh Prestasi

karena para mahasiswa sudah lebih dari setahun diwajibkan untuk belajar dari rumah. Meskipun begitu, keadaan ini tidak membuat semangat mengejar prestasi mahasiswa TI UI luntur. Semangat mahasiswa TI UI untuk memberikan yang terbaik terus menggelegar. Hal ini dapat dibuktikan melalui berbagai prestasi yang didapatkan oleh beberapa mahasiswa TI UI dalam sejumlah lomba dan kompetisi keilmiahan. Berikut ini merupakan prestasi yang berhasil diraih oleh mahasiswa TI UI di pertengahan tahun 2021:

 

  1. Juara 3 pada Management Competition Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Tiga mahasiswa TI UI yakni, Gisela Michelle Limongan (TI UI’19), Aldi (TI UI’19), dan Cyntia Tan (TI UI’19) yang tergabung dalam tim Sellow Yellow berhasil meraih juara 3 pada kompetisi manajemen yang diselenggarakan oleh  Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kompetisi ini merupakan kompetisi manajemen (business case competition)yang mengangkat tema “Enhancing Business Sustainability through Digital Transformation” dan diselenggarakan pada 18 Januari hingga 30 April 2021.

 

  1. Juara 3 pada Industrial Online Competition 2021 BINUS University

Tim Wakaka yang terdiri dari Atariki Naufal (TI UI’18), Raisha Dinita (TI UI’18), dan Muhammad Naufal Ramadhan (TI UI’18) berhasil mendapatkan juara 3 pada Industrial Online Competition (IOC) 2021 BINUS University. Industrial Online Competition (IOC) merupakan kompetisi tahunan yang diadakan oleh IISE BINUS University dan mengangkat tema “Industry 4.0 in New Normal”. Kompetisi ini diselenggarakan pada 24 November 2020 hingga 9 Mei 2021.

 

  1. Juara 1 pada Business Case Competition ITS Expo 2021

ITS Expo 2021 merupakan multi-event pertama di Indonesia yang menggabungkan antara unsur seni, ilmu, dan budaya yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (KM ITS). Business Case Competition ITS Expo 2021 x SERASA CREATIVE merupakan kegiatan kompetisi analisis kasus bisnis tingkat nasional yang mengusung tema “Empowerment Internet of Thing as Customer Preference”. Kompetisi yang diselenggarakan pada 13 Februari hingga 4 April 2021 ini dimenangkan oleh Tim Kontingen Kuning yang terdiri dari Gwyneth Christina (TI UI’18), Daffa Alif Pratama (TI UI’18), dan Sausan Nurnadya (TI UI’18) yang berhasil menduduki peringkat pertama.

 

  1. Juara 1 dan 3 pada Business Case Competition Collegacy 2021

Collegacy Business Case Competition (CBCC) adalah lomba bisnis tahunan yang diadakan oleh Collegacy Bandung. Lomba yang diselenggarakan pada 25 April hingga 20 Juni 2021 ini mengangkat tema “Capturing Technological Opportunities in a Dynamic Era”. Pada kompetisi ini, Salma Mardhiya (TI UI’19) berhasil meraih juara 1 dan Eudia Meithilda (TI UI’19) berhasil meraih juara 3.

 

  1. Juara 2 pada Global Unilever Future Leader’s League 2021

Unilever Future Leaders League (UFLL) merupakan sebuah kompetisi business case global yang menantang mahasiswa mencari solusi kreatif untuk kemajuan bisnis, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan juga mengembangkan potensi diri. Dihelat sebagai program Unilever global, UFLL bertujuan mempersiapkan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menjadi pemimpin bisnis di masa depan. Sebagai salah satu dari tiga perwakilan individu yang telah terpilih dan berkesempatan mewakilkan Indonesia untuk mendapatkan kursi emas di ajang Global Final Round UFLL, Aloysia Elva Ardina (TI UI’17) berhasil meraih juara 2 pada Global UFLL 2021.

 

Selamat dan semangat kepada seluruh mahasiswa TI UI yang telah menorehkan prestasinya bagi TI UI. Semoga seluruh prestasi yang telah diraih dapat menjadi pemacu bagi diri sendiri dan mahasiswa TI UI lainnya untuk dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama Teknik Industri.

 

Dokumentasi: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi IMTI 2021

Open post

WETALK: Workshop Design Product dan Marketing

WETALK adalah rangkaian kegiatan seputar bisnis berupa konten poster Instagram, talkshow, dan workshop. WETALK merupakan salah satu program kerja dari bidang Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia 2020 (IMTI FTUI 2020).

Bidang Kewirausahaan IMTI FTUI 2020 menyelenggarakan Workshop Design Product dan Marketing pada Senin (27/07/2020) via Zoom untuk meningkatkan soft skills dan kesadaran jiwa entrepreneurship sebagai mahasiswa Teknik Industri. Kegiatan ini terbuka untuk umum dengan mengundang dua narasumber yaitu, Amru Febifauzan sebagai Graphic Designer of Public Culture (KMI) dan Haryo Prabowo sebagai CMO of Bend Studios. 

Haryo Prabowo membuka kegiatan dengan menjelaskan product design dan marketing research dari Bend Studios. Beliau menjelaskan bahwa product design adalah sebuah langkah penelitian yang melibatkan pasar dan target audiens untuk mengetahui opportunities dan workflow dari sebuah brand. Setelah melaksanakan penelitian tersebut, ada beberapa tes yang dapat membantu penjual untuk menyempurnakan brand, yaitu Alpha dan Beta test. Alpha test adalah control atau sample test yang diberikan kepada target pasar brand untuk menguji nilai produk dengan bantuan umpan balik yang diberikan. Sedangkan, Beta test adalah sebuah launch yang menguji Alpha test agar tidak ada kesalahan kedepannya. 

Haryo Prabowo menambahkan bahwa setelah melakukan product design, langkah selanjutnya adalah marketing. Menurut beliau, marketing tidak mempunyai formula pasti karena akan berkembang sesuai kondisi pasar. Peran marketing adalah menghubungkan brand dengan konsumen secara fisik dan digital. Secara umum, ada 4 contoh digital marketing seperti affiliate, content, social media, dan search engine marketing

Menurut Haryo Prabowo terdapat 7 langkah marketing yang dapat membantu brand untuk berkembang. Pertama, menyusun strategi yang melibatkan tujuan, research, dan kalender workflow dari suatu brand. Kedua, menarik perhatian audiens agar mereka mengetahui produk, service, dan pesan dari konten brand. Ketiga, melakukan engagement dan membuat audiens terkesan, salah satunya dengan metode endorsement. Keempat, menimbulkan emotional connection antara konsumen dengan brand agar meyakinkan konsumen untuk membeli. Kelima, mengarahkan konsumen untuk membeli produk melalui layanan yang sudah disediakan. Keenam, memastikan konsumen setia pada brand, seperti memberi membership atau diskon harga. Terakhir, membaca statistik dan perkembangan untuk memastikan langkah yang diambil berhasil.

Selanjutnya, Amru Febifauzan mangajak peserta workshop untuk berpikir bagaimana cara untuk membuat suatu product. Sebelum memulai langkah tersebut, beliau menyarankan untuk mencari mood yang bagus dengan mendengarkan lagu, menonton film, atau melakukan hobi. Setelah itu, langkah yang dapat dilakukan adalah brainstorming ide untuk tema produk dan mencari referensi melalui internet (Instagram, Pinterst, dan majalah). Selanjutnya, ide dan referensi yang dikumpulkan dapat disatukan dalam bentuk mood boardmind map yang didalamnya mencantum warna, fonts, dan style yang diinginkan. Lalu mood board yang telah dibuat dijadikan sketsa untuk menghasilkan final graphic product. Setelah menghasilkan desain final, hasilnya dapat dikirimkan kepada production team dan menunggu proses quality control.

Selain terdapat penjelasan mengenai product design dan marketing, terdapat tutorial live penggunaan Adobe Illustrator dan Photoshop oleh Amru Febifauzan dan Business cases oleh Haryo Prabowo. Amru Febifauzan memberikan trik dasar dalam mewarnai desain dan pemindahan desain final ke mockup t-shirt pada Adobe Illustrator dan Photoshop. 

Workshop ditutup dengan saran oleh Haryo Prabowo untuk brand. Pertama, know your brand dengan mengetahui tipe brand seperti apa dan untuk siapa. Kedua, be more dengan menjadi berbeda dan jangan menjadi suatu hal yang umum atau biasa saja. Ketiga, have a plan. Keempat, know what is happening dengan mengetahui trend dan tetap mempunyai pendirian diri. Terakhir, networking. Beliau berpesan bahwa, “Whether successful or not, keep moving on and improve.” yang berarti kita harus tetap bergerak maju dan memperbaiki usaha yang telah dilakukan tanpa melihat usaha tersebut berhasil ataupun tidak.

 

Pewarta: Audrey Novariza (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020), Sarah Malemta (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Penyunting: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Kewirausahaan IMTI 2020

Open post

Mahasiswa Teknik Industri UI Berhasil Menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Fakultas Teknik UI dan Juara 3 Mahasiswa Berprestasi UI

Kenny Anderson (Teknik Industri 2017) berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama di Fakultas Teknik UI 2020 dan memenangkan tiga penghargaan di Pemilihan Mahasiswa Berprestasi UI (Pilmapres UI).

Setelah melalui berbagai seleksi dan tahapan, pada Sabtu (30/5/2020) Kenny Anderson atau sering disapa Kenny (Teknik Industri UI 2017) berhasil mendapatkan gelar sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Teknik UI (FT UI). Selanjutnya, Kenny dipercaya untuk mewakili FT UI dalam Pilmapres UI yang berlangsung selama Mei dan Juni 2020.

Dalam Pilmapres UI, Kenny telah melalui berbagai macam tahapan seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi pengumpulan CV, wawancara, presentasi makalah, tes psikologi, dan presentasi Bahasa Inggris. Atas usaha dan kerja keras yang Ia lakukan, Ia berhasil menjadi Juara 3 Mahasiswa Berprestasi Universitas Indonesia.

Selain menjadi Juara 3 Mahasiswa Berprestasi UI, Kenny juga mendapatkan dua penghargaan lainnya dalam Pilmapres UI. Penghargaan tersebut ialah sebagai juara Kategori Pemakalah dan Presentasi Terbaik, dan Kategori Mahasiswa Berprestasi Terbaik Rumpun Sains dan Teknologi.

Penganugerahan gelar tersebut dilaksanakan secara daring yang disiarkan langsung melalui akun Youtube Direktorat Kemahasiswaan UI pada Jumat (5/6/2020).

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Akademi dan Profesi IMTI 2020

Open post

Mahasiswi Teknik Industri UI Mendapat Gelar Mahasiswa Berprestasi Kategori Seni Fakultas Teknik UI

Siti Aisyah (Teknik Industri UI 2017) berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi Kategori Seni di Fakultas Teknik UI 2020.

Siti Aisyah memulai langkahnya untuk terjun ke dunia seni dengan bergabung di sanggar tari pada tahun 2012. Setelah memulai langkah tersebut, Siti Aisyah menjadi aktif untuk mempromosikan budaya Indonesia ke berbagai negara di seluruh dunia melalui seni tari. Siti Aisyah juga aktif dalam mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh Taman Mini Indonesia Indah (TMII) seperti perayaan hari anak, perayaan hari ibu, perayaan hari tari sedunia, dan lain sebagainya.

Berkat prestasi yang Ia raih di dunia seni, Siti Aisyah berhasil mendapatkan gelar Mahasiswa Berprestasi Kategori Seni di Fakultas Teknik UI 2020 pada Sabtu (30/5/2020). Gelar yang Ia dapatkan akan dijadikan semangat baginya untuk terus mengenalkan budaya Indonesia melalui seni tari di dalam negeri maupun di luar negeri karena Ia percaya bahwa Indonesia memiliki keragaman dan kekayaan budaya.

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Kreasi Mahasiswa IMTI 2020

Open post

Kastrat IMTI 2020 Mengajak Warga TI UI Untuk Lebih Kritis dan Peduli Sekitar Melalui Akun Instagram @Industiral.ism

Kajian dan Aksi Strategis Ikatan Mahasiswa Teknik Industri 2020 (Kastrat IMTI 2020) telah resmi merilis akun Instagram @industrial.ism pada Sabtu (9/5/2020).

Program inti dari Kastrat IMTI 2020 adalah mencerdaskan warga Teknik Industri UI (TI UI) terkait isu-isu yang sedang terjadi. Hedy, selaku Ketua Bidang Kastrat IMTI 2020, mengatakan bahwa banyak program kerja Kastrat IMTI 2020 yang berbentuk pencerdasan aktif. Namun, adanya pandemi Covid-19 menjadi kendala bagi Kastrat IMTI 2020 untuk melaksanakan pencerdasan langsung kepada warga TI UI. Untuk mengatasi kendala tersebut, Kastrat IMTI 2020 merilis akun Instagram (@industrial.ism) yang merupakan media pencerdasan terkait isu-isu hangat yang ada pada saat ini.

Hedy menjelaskan bahwa terdapat beberapa jenis konten yang akan dipublikasikan di akun tersebut. Jenis konten tersebut ialah infografis, Kolom Komentar (Koar), dan Gosip Politik (Gospol). Rencana terdekat Kastrat IMTI 2020 ialah dengan mengadakan Koar Live yang akan disiarkan langsung melalui akun Instagram Kastrat IMTI 2020 dengan tema Cultural Shock.

Hedy berharap dengan dirilisnya akun Instagram Kastrat IMTI 2020 dapat meningkatkan kepedulian warga TI UI terhadap isu-isu sekitar. Kedepannya, Hedy berharap bahwa konten yang dipublikasikan dapat lebih menarik sehingga dapat membuat orang semakin peduli dan kritis.

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Kajian dan Aksi Strategis IMTI 2020

Open post

Seminar Pengembangan Wawasan Industri 2020 (SPWI 2020) Di Kala Pandemi

Seminar Pengembangan Wawasan Industri (SPWI) adalah rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Teknik Industri Universitas Indonesia (TI UI). Rangkaian acara tersebut ialah seminar, talkshow, competition, dan workshop.

Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Indonesia menyelenggarakan Seminar Pengembangan Wawasan Industri Universitas Indonesia (SPWI UI) 2020 dengan tema besar “Unseen Uncertainties of E-Commerce”. Tema tersebut dipilih karena perusahaan-perusahaan dihadapkan dengan masalah yang tidak pasti di masa ini. Adanya pandemi Covid-19 membuat tema tersebut semakin relevan dengan kondisi yang ada. “Dari awal, memang tema yang kita bawa adalah uncertainties dan saat corona masuk (menyebar) jadi lebih sesuai temanya karena pandemi merupakan salah satu uncertainties yang harus dihadapi oleh perusahaan. Jadi ga ada yang diubah atau ditambahin, hanya difokuskan ke arah cara menghadapi uncertainties tersebut, termasuk pandemi.” ujar Daniel Simatupang, Ketua Bidang Materi SPWI 2020.

Pada awalnya, SPWI UI 2020 direncanakan diselenggarakan dari Kamis (2/4/2020) hingga Sabtu (4/4/2020). Namun akibat adanya pandemi Covid-19, panitia SPWI UI menunda serta mengubah bentuk acara seminar dan talkshow menjadi webinar dan online talkshow. Selain itu, panitia SPWI UI terpaksa meniadakan competition dan workshop untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19. “Padahal workshop sayang banget, dari pembicaranya (Margetty Herwin) setuju paling pertama dan ada sertifikasi BNSP, tapi karena sertifikat itu ada prosedurnya dan tidak bisa diaplikasikan ke online, maka harus di-cut.” tambah Daniel.

Webinar dan online talkshow SPWI 2020 telah dilaksanakan pada Kamis (21/5/2020) dan Jumat (22/5/2020) melalui Zoom Meeting. Tema webinar SPWI 2020 adalah “Discovering Modern E-Commercedengan mengundang Budhi Sholeh Wibowo (Dosen Teknik Industri UGM Yogyakarta & Professional Supply Chain Analyst) dan Ridzki Kramadibrata (Presiden Grab Indonesia) sebagai pembicara serta dimoderatori oleh Prof. Dr, Ir. Riri Fitri Sari, M.M, M.Sc (Professor Teknik Komputer Fakultas Teknik UI). Di sisi lain, Online talkshow SPWI 2020 mengangkat tema “Survival Strategies in Disruptive Innovation Era” yang mengundang Galuh Iswardani (CTO PT Bank Mandiri), Iqbal Muslimin (Co-Founder & CEO Evermos), Riffa Sancati (Founder & CEO The Lens Story), dan Wimala Puspaningtyas (Senior Product Manager Bukalapak) sebagai pembicara serta dimoderatori oleh Palita Rana dan Faza Fakiha Taqwa.

Perubahan bentuk seminar dan talkshow merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh panitia SPWI 2020. Erwin Sihombang selaku Project Officer SPWI 2020 berkata,“Jadi persiapan yang dilakukan itu awalya rapat pleno bareng BPH dan PJ yang lain dulu untuk minta masukan mengenai platform apa yang kira-kira cocok untuk SPWI, dan didapat lah Zoom Meeting. Selain itu, kami juga menginformasikan ke pembicara bahwasanya SPWI ditunda dan kemudian menentukan tanggal pasti, yaitu 21 dan 22 Mei, baru kita bikin surat Undangan dan TOR yang baru untuk para pembicara.”. Selain itu, panitia juga harus bersiap untuk mencari pembicara baru lagi karena ada beberapa pembicara yang tidak bisa hadir karena perubahan tanggal acara.

Meskipun seminar dan talkshow dilaksanakan secara daring namun Erwin menyebutkan bahwa SPWI 2020 ini jauh melampaui ekspetasi, “Sangat jauh melampaui ekspetasi, hahaha. Jadi awal sebelum mau open regist webinar dan talkshow, kita itu rencananya mau partneran degan lembaga lain agar di exposure di ig (Instagram) mereka, tapi ternyata dari hari pertama open regist udah 70an, bertambah terus sampai akhirnya yang regist itu ada 1000an orang.”. Daniel Simatupang juga menambahkan, “Buat yang antusiasme itu terpenuhi banget, terlampaui malah. Pertanyaan bagus-bagus dan banyak, apalagi pas kuis, antusismenya kerasa lah”. Bedasarkan Quality Control (QC) yang diberikan kepada peserta, banyak feedback positif terhadap webinar dan online talkshow, beberapa feedback tersebut adalah materi yang dibawa bagus, pembicara bagus, bahkan juga ada yang menyebut jika SPWI tahun depan dijadikan online saja.

Webinar dan online talkshow yang diadakan SPWI 2020 dilaksanakan dengan baik dan lancar serta dihadiri peserta dari berbagai universitas dan institut yang ada di seluruh Indonesia maupun mancanegara. Jumlah peserta yang menghadiri webinar dan online talkshow SPWI 2020 sebanyak 1.048 dan 491 peserta. Dengan berakhirnya online talkshow, SPWI 2020 resmi selesai dengan bantuan seluruh panitia, pembicara, sponsor dan partner media, serta para peserta.

 

Pewarta:  Anastasya Elisyeva (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020), Fransiscus Fruitomi (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020).

Penyunting: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Seminar Pengembangan Wawasan Industri 2020

Open post

Mahasiswa Teknik Industri UI Merajai Kompetisi Seminar Pengembangan Wawasan Industri 2020 (SPWI 2020)

Sejumlah mahasiswa Teknik Industri UI (TI UI) berhasil meraih beberapa penghargaan di Seminar Pengembangan Wawasan Industri 2020 (SPWI 2020)

SPWI 2020 merupakan serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia. Rangkaian acara tersebut terdiri dari seminar, competition, talkshow, dan workshop. Namun, pandemi Covid-19 membuat panitia SPWI 2020 terpaksa mengubah seminar & talkshow menjadi webinar & online talkshow dan meniadakan final competition & workshop. Meskipun begitu, panitia SPWI 2020 tetap mengumumkan peserta terbaik dalam kompetisinya pada Rabu (8/4/2020) melalui akun sosial media SPWI.

Terdapat dua kompetisi yang diselenggarakan oleh SPWI 2020, yakni Business Case Competition dan Poster Competition. Kabar baiknya, sejumlah mahasiswa TI UI berhasil mendapatkan beberapa penghargaan dalam kompetisi tersebut.

Pada kompetisi Business Case Competition terdapat dua tim dari TI UI yang berhasil menjadi Top 5 Teams of SPWI 2020. Tim pertama yang berhasil mendapat penghargaan tersebut ialah tim Uvuvwevwe Onyetwenye Ugwemubwem Osas dengan Muhammad Ariq Rafif (TI UI 2017), Almira Zada Nurulita Sahir (TI UI 2017), dan Rayi Maulida (TI UI 2017) sebagai anggotanya. Selanjutnya tim Elyte juga berhasil menjadi Top 5 Teams of SPWI 2020 dengan anggota Elsha Giovanni Ekania (TI UI 2017), Litany Gracia Puspa (TI UI 2017), dan Yesi Nazaria Emmanuel (TI UI 2017) sebagai anggotanya.

Kemudian, pada Poster Competition dua mahasiswa TI UI berhasil mendapatkan predikat juara. Adinda Dwi Wulandari (TI UI 2017) dan Farrelia Salsabila (TI UI 2017) berhasil meraih juara 2 dan juara 3 Poster Competition SPWI 2020.

Selamat untuk seluruh mahasiswa TI UI yang berhasil meraih penghargaan pada SPWI 2020. Semoga penghargaan tersebut dapat dijadikan bahan bakar semangat untuk terus berprestasi dan menginspirasi mahasiswa TI UI lainnya untuk berprestasi membanggakan TI UI.

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi IMTI 2020

Open post

Memperkuat Tali Silaturahmi Melalui Buka Bersama Daring oleh Ikhtiar 2020

Ikatan Keluarga Harmonis Teknik Industri Dalam Rohis 2020 (Ikhtiar 2020) telah melaksanakan buka puasa bersama secara daring pada Sabtu (16/5/2020).

Ramadan merupakan bulan yang mewajibkan umat muslim untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan. Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan. Selain itu, bulan tersebut juga dipercaya sebagai bulan yang dapat menguatkan ikatan silaturahmi antarmanusia. Penguatan silaturahmi tersebut biasanya dilakukan dalam bentuk buka puasa bersama sebagai perayaan karena telah berhasil melaksanakan puasa selama satu hari. Namun, Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Silaturahmi yang biasanya dijalankan secara tatap muka kini harus dilakukan penyesuaian akibat adanya penyebaran virus corona.

Penyesuaian tersebut juga dilakukan oleh Ikhtiar 2020 dengan mengadakan buka puasa bersama secara daring melalui aplikasi Google Meet. Acara ini mengundang seluruh warga Teknik Industri dengan tujuan sebagai wadah memperkuat silaturahmi. Terdapat 30 orang yang berpartisipasi dalam acara buka puasa bersama secara daring.

Acara ini juga diisi dengan materi oleh Aldi Alfaridzi selaku ketua Forum Studi Islam Fakultas Teknik UI 2019 (FUSI FT UI 2019) dengan tema “After Ramadhan, What’s Next?”. Selain itu, acara dimeriahkan dengan games interaktif dan berbagai hadiah menarik.

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Ikatan Keluarga Harmonis Teknik Industri Dalam Rohis 2020

Open post

Kajian Kastrat: Ketidaksetaraan Gender dalam Ketenagakerjaan Lebih Dari Kesenjangan Gaji

Kajian dan Aksi Strategis Ikatan Mahasiswa Teknik Industri 2020 (Kastrat IMTI 2020) telah merilis kajian Obrolan Menarik Seputar Kastrat (Onar) pada Selasa (12/5/2020).

Kajian ini merupakan output dari Onar yang telah dilaksanakan pada Senin (17/2/2020). Tema yang diangkat oleh Kastrat IMTI 2020 ialah mengenai kesetaraan gender dalam dunia pekerjaan. Pengangkatan tema tersebut dikarenakan Kastrat IMTI 2020 merasa adanya urgensi untuk menyadarkan warga Teknik Industri terkait kesetaraan gender. Upaya tersebut dilakukan dengan menyediakan berita dan data penunjang.

Metode penulisan kajian tersebut menggunakan studi literatur dengan mempelajari kajian konvensi yang dikeluarkan International Labor Organization (ILO) dan literatur-literatur lainnya yang berkaitan dengan kesetaraan gender di dunia ketenagakerjaan. Selain menggunakan studi literatur, metode lainnya yang digunakan ialah dengan melakukan survei kepada warga Teknik Industri.

Ketidaksetaraan gender yang terjadi di dunia ketenagakerjaan Indonesia dapat dilihat dari ketimpangan gaji antara laki-laki dan perempuan. Ketimpangan gaji tersebut selanjutnya mengakibatkan perbedaan angka partisipasi angkatan kerja antara laki-laki dan perempuan menjadi lebar. Salah satu pemicunya ialah karena kurangnya pemberdayaan perempuan di dunia pekerjaan. Padahal, kesetaraan gender dalam dunia pekerjaan dapat menguntungkan sosial dan ekonomi Indonesia.

Pembahasan lebih lanjut mengenai kesetaraan gender di dunia pekerjaan dapat diakses di laman bit.ly/KajianKastratTw1

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Kajian dan Aksi Strategis IMTI 2020

Open post

Industrial from Home: Kompetisi Seni dan Olahraga Elektronik yang Diselenggarakan #DiRumahAja

Kreasi Mahasiswa Ikatan Mahasiswa Teknik Industri 2020 (Siwa IMTI 2020) telah menyelenggarakan Industrial from home (Indihome) yang merupakan kompetisi seni dan olahraga secara daring pada 4 Mei hingga 6 Juni.

Covid-19 atau virus corona merebak ke seluruh penjuru dunia. Hingga saat ini, telah ada lebih dari 14 juta jiwa yang terkonfirmasi positif virus corona di seluruh dunia. Di Indonesia, sudah ada lebih dari 80 ribu kasus positif virus corona. Dilansir dalam laman halodoc.com, virus corona dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan ringan hingga sedang yang dapat ditularkan melalui percikan air liur. Penularan tersebut membuat negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, melakukan pembatasan interaksi secara langsung antarmanusia. Perusahaan bahkan sekolah menerapkan sistem bekerja dan belajar dari rumah untuk menghindari adanya penyebaran virus corona.

Latar belakang tersebut membuat Siwa IMTI 2020 bergerak untuk menyediakan wadah dalam bentuk perlombaan yang dapat diikuti oleh mahasiswa Teknik Industri UI (TI UI) maupun masyarakat umum untuk menyalurkan minat dan bakat serta agar tetap produktif di rumah.

Cabang lomba yang diselenggarakan dibagi menjadi dua bagian, yakni cabang seni dan olahraga elektronik. Lomba yang dibuka pada cabang seni ialah poster, music cover, dan video Tiktok. Sedangkan pada cabang olahraga elektronik, lomba yang dibuka ialah Point Blank, PlayerUnknown’s Battlegrounds, dan Mobile Legend.

(Gambar 1. Hasil karya lomba poster & Gambar 2. Hasil karya lomba Music cover, selengkapnya dapat dilihat di instagram @siwati20)

Selain menyelenggarakan berbagai perlombaan, Siwa IMTI 2020 juga mengadakan acara nonton bersama secara daring bernama Netflix Party. Netflix Party dilaksanakan setiap hari Jumat saat periode Indihome berlangsung. Setiap minggunya, genre film yang dimainkan berbeda-beda sesuai dengan hasil voting dari warga TI UI.

Menurut Christie, sebagai salah satu badan pengurus Siwa IMTI, warga TI UI sangat suportif. Ada sekitar 30 tim yang mengikuti perlombaan cabang olahraga elektronik dan 40 tim pada perlombaan cabang seni. Christie juga menyampaikan apresiasinya untuk Siwa IMTI 2020 yang mampu menyediakan wadah untuk berkreasi bagi semua orang di tengah pandemi.

 

Pewarta: Fariz Muhammad Putra Fajar (Teknik Industri 2019, Badan Pengurus Hubungan Masyarakat IMTI 2020)

Dokumentasi: Kreasi Mahasiswa IMTI 2020

Posts navigation

1 2
Scroll to top